Rabu, 03 Juni 2015


          
            EVALUASI PERFORMA DEMONSTRASI PEMBUATAN CARAMELIZED BANANA CHIPS


PERSIAPAN SEBELUM DEMONSTRASI        

Performa dilakukan secara random bagi kelompok yang melakukan kegiatan di luar kelas andragogi, oleh karena itu kami melakukan demonstrasi pada tanggal 10 Mei 2015 Jl. Dr. Mansyur gang sipirok no 2D. Sebelum melakukan demonstrasi kami menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan. Setelah itu kami mengingatkan kembali kepada peserta demonstrai untuk datang tepat waktu, yaitu pukul 10.00 WIB. 

Adapun peserta yang mengikuti demonstrasi kami yaitu:

1.      Nurvita Sari
2.      Kholis
3.      Ziza
4.      Heni
5.      Nely
6.      Rafika
7.      Nadia
8.      Leli
9.      Azrah
10.  Wiwik


Kendala yang Dihadapi

·         Kami memiliki kendala dalam mengumpulkan dana, karena ada beberapa anggota kelompok yang terlalu lama memberikan uang, padahal kami harus menyediakan bahan yang dibutuhkan sebelum pelaksanaan demonstrasi.
·         Beberapa hari sebelum melaksanakan demonstrasi kami mencoba untuk mencari bahan yang diperlukan, namun kami tidak mendapatkan pisang yang digunakan sebagai bahan utama. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk membeli keripik pisang yang telah jadi. Kami hanya memberikan demonstrasi pembuatan karamelnya saja.
·         Menentukan jadwal untuk pelaksanaan demonstrasi. Kami harus menyesuaikan waktu luang yang kami miliki dengan waktu luang para peserta.
·         Kami juga memiliki kendala pada anggota kelompok. Nova Hardiyanti Pane terlambat datang dan Hetty Juliani tidak bisa hadir karena sakit.
·         Beberapa peserta demonstrasi juga terlambat hadir yaitu Azrah dan Wiwik.

PELAKSANAAN DEMONSTRASI
            Ketika pelaksanaan demonstrasi kami, ada beberapa rangkaian kegiatan yang kami lakukan yaitu:
·      Perkelanan
Kami melakukan perkelanan sebelum melaksanakan demonstrasi. Pertama seluruh anggota kelompok memperkenalkan diri kami kepada seluruh peserta, kemudian kami meminta peserta untuk memperkenalkan diri mereka. Kami melakukan perkenalan karena dengan mengenal satu sama lain akan terjalin rasa nyaman dan para peserta lebih tertarik dalam mengikuti demonstrasi.
·      Penjelasan
Sebelum membuat caramelized banana chips kami menjelaskan alat dan bahan apa saja yang dibutuhkan dan bagaimana cara pembuatannya.
·      Demonstrasi
Pelaksanaan demonstrasi kami lakukan di ruang tamu, dan kami memasak di lantai. Seluruh peserta berada di sekeliling kami. Hal ini kami lakukan agar mereka dapat melihat dengan jelas bagaimana proses pembuatan yang terjadi. Kami kembali menjelaskan kepada mereka setiap tahapan yang terjadi ketika pembuatannya. Mereka juga bertanya kepada kelompok hal-hal yang kurang jelas.
·      Penutup
Setelah membuat caramelized banana chips kami menyicipinya, semua peserta mencobanya, dan mereka memberi apresiasi yang baik. Mereka mengatakan bahwa mereka sangat menyukainya, dan berniat untuk membuatnya sendiri.

Distribusi Tugas
·      Perkenalan             : Seluruh anggota kelompok.
·      Penjelasan              : Ilmi khoir purba, Juliani Sapitri,
   Delila Wahyuni Tanjung, dan Nova Hardiyanti Pane.
·      Demonstrasi           :
Caramelized Banana Chips (Marquisa)
Demonstrator              : Ilmi Khoir Purba
                                       Juliani Sapitri
Caramelized Banana Chips (Rasbery)
Demonstrator              : Delila Wahyuni Tanjung
                                      Nova Hardiyanti Pane
Dokumentasi               : Arifa Ulia Bahri
·      Penutup                  : Seluruh anggota kelompok.


PERSIAPAN SEBELUM PRESENTASI

Presentasi dilakukan dengan sistem random, jadi sebelum presentasi dilakukan kami melakukan beberapa persiapan. Kami menyiapkan power point yang dikerjakan oleh Ilmi, Juli, Delilah, Nova, Arifa dan Hetty. Sedangkan video dibuat oleh Arifa.
            Setelah membuat Power Point kemudian kelompok membagi bahan untuk dipresentasikan. Setiap anggota kelompok mendapat bagian yang seimbang. Adapun distribusi tugas untuk presentasi yaitu:
-          Hetty juliani                : Pengertian berdaya cipta, pengertian metode demonstrasi dan tujuan dari metode demonstrasi
-          Nova Hardiyanti         : Kelebihan dan kelemahan metode demonstrasi
-          Arifa Ulia Bahri          : Rancangan kegiatan
-          Delilah Wahyuni         : Alat dan bahan, taksasi dana
-          Juliani Sapitri              : Cara pembuatan dan perbandingan bahan
-          Ilmi Khoir purba         : Pelaksanaan dan Distribusi tugas

Sebelum melakukan presentasi, setiap anggota kelompok melakukan latihan presentasi agar presentasi yang disampaikan bisa berjalan optimal.


            Pelaksanaan Presentasi
            Pada tanggal 28 Mei kami mendapat giliran untuk presentasi. Pertama kami menyiapkan hal-hal yang akan dipresentasikan  beserta hasil berdaya cipta yang kami demonstrasikan. Pembukaan dilakukan oleh Hetty Juliani, dengan memulai ice breaking kemudian dilanjutkan dengan mempresentasikan hasil diskusi yang kami buat. Semua anggota kelompok menyampaikan persentasi dengan baik.

·         Pertanyaan/Evaluasi dari Audiens
1.      Habibie Almy
Dia bertanya kenapa kelompok tidak membuat keripik pisangnya sendiri?
Kelompok menjawab, pertama kelompok memang berencana untuk  membuat keripik pisang sendiri, namun karena beberapa kendala seperti kesulitan mendapatkan pisang yang dibutuhkan untuk pembuatan keripik.

·         Evaluasi dari Ibu Filia Dina Anggaraeni
1.      Apakah kelompok memiliki dokumentasi mengenai feedback dari audience?
Kelompok menjawab tidak memiliki dokumentasi namun sebelum melakukan demonstrasi audience sudah  memberikan feedback kepada kelompok bahwa mereka sangat antusias dengan demonstrasi yang dilakukan kelompok. Setelah mealkukan demonstrasi audience juga memberikan feedback positif terhadap kegiatan yang dilakukan dan mereka sangat tertarik dengan  demonstrasi pembuatan ” caramelized banana chips” .

2.      Dimana letak esensi andragoginya?
Letak esensi andragoginya, pertama kelompok mendapatkan tugas yang berkaitan dengan pendekatan berdaya cipta dimana berdaya cipta itu adalah mencoba mengkreasikan atau menciptakan sesuatu yang baru. Letak esensi andragoginya  itu sendiri berada ketika kelompok mencoba untuk mencari tema yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan orang dewasa untuk membuat cemilan yang praktis. Dan tema ini bertujuan untuk memberi pengetahuan baru pada audience tentang pembuatan cemilan yang praktis sehingga aundience sendiri bisa mempraktekkannya di rumah.

KENDALA YANG DIHADAPI
Kelompok mengalami kendala pada saat pembuatan power point, dimana kelompok mengerjakan power point nya pada pagi hari sebelum presentasi dilakukan, sehingga kelompok harus terburu-buru untuk menyelesaikan power point dan video yang akan dipresentasikan. Tetapi kendala tersebut dapat diatasi oleh kelompok karena powerpoint dan video dokumentasinya selesai tepat waktu. 


Hasil Dokumentasi :

Minggu, 24 Mei 2015

EVALUASI PERFORMA STORY TELLING MALIN KUDANG DAN SI KANCIL DAN MUSANG YANG LICIK



 Kelompok 3
Ketua Kelompok: Ilmi Khoir Purba (13-003)

PERSIAPAN SEBELUM PRESENTASI
Presentasi dilakukan dengan sistem random, jadi sebelum presentasi dilakukan kami melakukan beberapa persiapan. Kami menyiapkan laporan pelaksanaan yang dikerjakan oleh Ilmi, Juli, rizki, dan Jerni. Sedangkan power point dan video dibuat oleh Nurul.
            Setelah membuat laporan kami kemudian membagi bahan untuk dipresentasikan. Setiap anggota kelompok mendapat bagian yang seimbang. Adapun distribusi tugas untuk presentasi yaitu:
·      Jerni Hati : Pendahuluan dan landasan teori.
·      Rizki Wadiah Pulungan : Tujuan program pembelajaran, alat yang digunakan, perencanaan kegiatan, dan rincian kegiatan,
·      Nurul Nia Aqsari : Tantangan, kendala yang dihadapi, pencapaain tujuan pembelajaran, distribusi tugas, dan rincian dana.
·      Ilmi Khoir Purba : Perencanaan hari pertama, kaitan pelaksanaan program dengan pedagogi.
·      Juliani Sapitri Hasibuan : Perencanaan hari kedua.
Setiap minggunya kami membawa hal-hal yang dibutuhkan untuk presentasi karena presentasi dilakukan dengan sistem random. Kami juga melakukan latihan presentasi dengan semua anggota kelompok.
PELAKSANAAN PRESENTASI
            Pada tanggal 18 Mei 2015 kami mendapat giliran untuk presentasi dengan urutan kedua. Pertama kami menyiapkan hal-hal yang akan kami tampilkan, setelah itu kami mempresentasikannya sesuai dengan bahan yang telah dibagi. Pembukaan dilakukan oleh Ilmi Khoir Purba, kemudian dilanjutkan sesuai dengan distribusi yang telah ditentukan sebelumnya.
            Distribusi bahan presentasi ada yang tidak sesuai dengan perencanaan, karena ada satu anggota yang tidak hadir yaitu Juliani Sapitri. Bahan presentasi Juli akhirnya dibawakan oleh Ilmi Khoir Purba.  Semua anggota kelompok menyampaikan bahan mereka dengan baik sesuai isi laporan yang ada.
·      Pertanyaan/Evaluasi dari Audiens
1.    Reza Al-Fariz
Apakah kelompok tidak mempertimbangkan di mana akan melakukan pelaksanaan story telling, seperti di taman, teras rumah atau tempat lainnya? Karena menurut saya tempat yang kelompok gunakan terlalu panas dan tidak nyaman.
Jawaban kelompok : Pertanyaan Reza dijawab oleh Nurul Nia Aqsari. Nurul menjawab bahwa, “sebelumnya kami ingin melaksankannya di rumah saya yang terdapat teras, tetapi pada saat pelaksanaan rumah saya sedang direnovasi. Jadi kami melaksanakannya di salah satu rumah anak yang akan menjadi objek kami. Kami meminta izin ketika hari pelaksanaan sehingga Ibu pemilik rumah belum mempersiapkan tempat, Ia juga memiliki usaha laundry sehingga kami tidak bisa melaksanakannya di ruang tamu. Rumah tersebut juga tidak memiliki teras. Selanjutkan Ibu tersebut mengizinkan kami untuk melaksanakannya di lantai dua. Kami juga menggunakan kipas sehingga ruangan tidak panas”.
2.    Indri
Bagaimana kelompok menentukan siapa yang akan membawakan Storry Terlling, apakah orang yang ditentukan untuk membawakan Storry Telling suadah sesuai dengan kriteria pengajar yang baik, apakah sebelum melaksankan pemebelajaran orang yang membawakan melakukan latihan sebelum melaksanakan Story Telling, dan apakah bisa dicontohkan sedikit cara Story Tellingnya?
Jawaban kelompok : Pertanyaan Indri dijawab oleh Ilmi Khoir Purba. Ilmi menjawab “ sebelum memilih siapa yang akan memembawakan Story Telling kami telah berdiskusi dengan kelompok dalam memilihnya, anggota kelompok memutuskan Ilmi dan Juli yang akan membawakan Storry Telling. Sebelum melaksanakan Storry Telling kami mencari bahan dan gambar yang kami ceritakan,kemudian saya dan Juli melakukan latihan terlebih dahulu tentang cerita yang akan kami bawakan.” Kemudian Ilmi menceritakan sedikit tentang cerita tentang Maling Kundang sesuai dengan yang disamapaikan pada anak-anak.
3.    Sinta Melastri
Menurut kelompok apakah Game dihari kedua sesuai diletakkan di akhir pelaksanaan, bukankah Game dihari kedua lebih baik di letakkan pada awal pelaksanaan agar kelompoh bisa mengetahui bagaimana konsentasi anak dalam mendengarkan Story Telling ?
Jawaban kelompok : pertanyaan sinta di jawab oleh Jerni Hati. Jerni menjawab “menurut kami sudah sesuai, karena diawal pelaksanaan kami sudah memberikan Ice Breaking agar mereka lebih santai untuk mendengarkan cerita yang akan disampaikan dan Ice Breaking tersebut juga berguna untuk melatih konsentrasi anak.”
·      Evaluasi dari Ibu Filia Dina Anggaraeni
1.    Kenapa kelompok tidak memperhatikan link yang ada dalam laporan yang telah diposting dalam blog, kalian malah membuat alamat gmail bukan alamat blog ?
2.    Coba lebih ditekankan esensi Pedagogi dengan program pelaksanaan yang telah dibuat.
KENDALA YANG DIHADAPI
·      Sebelum Pelaksanaan Presentasi
Kami mengalami kendala dalam pembutan video, karena ada beberapa foto yang tidak jelas, video yang diambil juga hanya pada bagian pertengahan pelaksanaan, ada beberapa bagian yang tidak diphoto dan anggota kelompok kami juga tidak mengerti menyatukan foto dalam bentuk video. Akhirnya, beberapa bagian foto yang tidak diambil di screenshot dari video yang telah di ambil. Nurul juga yang mencoba untuk membuat video, Ia mencoba menggunakan video maker. Dia bertanya pada Dedi Qalbu Hadi jika ada bagian yang tidak mengerti dalam menggunakan video maker, karena Dedi lebih mengerti dalam menggunakannya.
·    Pelaksanaan Presentasi
Salah satu anggota kelompok tidak hadir pada saat presentasi karena sakit yaitu Juliani Sapitri sehingga Ilmi harus mempresentasikan bagian yang akan di bawakan oleh Juli.